Tersandera Dalam Belenggu Angan-Angan
Oleh: jap
Engkau kuat
Aku lemah,
Engkau bisa
Aku tak mampu,
Khayalmu menjadi belenggumu,
Belenggu yang senantiasa mengikat kalbu,
Aku tak mampu menebas batas,
Batas akal yang mengalir deras,
Mungkin semua itu hanya semu,
Namun apa daya jurang ketakutan terngiang selalu,
Ada apa gerangan wahai insan yang tak kunjung juang,
Mengharap pahlawan datang menembus kosongnya ruang,
Hati berdesir bagai disayat pedang,
Luka menganga hanya dalam awang,
Engkau bertutur bagaikan nestapa,
Suram harimu mulai terlupa,
Engkau, engkau, tak kunjung aku,
Dimana kaki berpijak layu,
Menatap gemerlapnya dunia,
Dunia ilusi yang di ujung mimpi,
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Tersandera Dalam Belenggu Angan-Angan
Tersandera Dalam Belenggu Angan-Angan Oleh: jap Engkau kuat Aku lemah, Engkau bisa Aku tak mampu, Khayalmu menjadi belenggumu, Bele...
-
Dimana aku, Tak ada aku, Jiwa penghayal, Tertutup metal, Pernah mengobral, Namun hanya bual, Sang tetua mengaduk akal, Manuver pinta...
-
Dar ... Dar ... Dar ... Dekat terasa memekak di telinga, Suara keras menghantam dari angkasa, Coba kulihat dari jendela, Awan mendung me...
-
Masih teringat dan membekas, Kata-katamu terasa pedas, Menolak lupa akan hal yang tak pantas, Kau lantunkan itu di terik panas, Malam t...
No comments:
Post a Comment